Sejarah Hipnosis

Sejarah Hipnosis

adalah catatan tentang perkembangan konsep, keyakinan, dan praktik yang berkaitan dengan fenomena Trance, Hipnosis dan Hipnoterapi dari zaman prasejarah sampai zaman modern. Karena hipnosis adalah fenomena alamiah manusia, maka sejarah hipnosis juga berumur setua manusia. Pemanfaatan Fenomena hipnosis untuk pengobatan sudah tercatat sejak ribuan tahun yang lalu, meskipun istilah hipnosis baru pertama kali diperkenalkan oleh James Braid pada tahun 1842. Braid mengadopsi istilah hipnotisme sebagai suatu kondisi pikiran (state of mind) subject dan bukan teknik yang diaplikasikan oleh operator, untuk membedakan pendekatan Braid (yang unik dan berpusat kepada subjek/klien) dengan para Mesmerist yang berpusat kepada operator. Read more

Kasus – Kasus yang bisa ditangani oleh Hypnotherapy

DEWASA

  • trauma / luka batin
  • stress
  • frustrasi
  • depresi
  • sulit fokus / konsentrasi
  • migraine
  • insomnia
  • tidak / kurang percaya diri
  • fobia
  • trauma/luka batin
  • tidak percaya diri
  • kesulitan diet
  • obesitas
  • takut sukses
  • takut gagal
  • kecemasan
  • emosi labil
  • mudah marah / meledak
  • mudah panik
  • panick attact
  • takut berbicara di depan umum
  • gagap/kesulitan bicara
  • konflik diri (inner conflict)
  • pencapaian prestasi hidup rendah
  • menemukan benda yang hilang
  • perilaku obsessive/compulsive
  • motivasi/empowerment
  • berhenti merokok
  • suka menunda
  • kebiasaan buruk
  • tics
  • weight management
  • stress management
  • anger management
  • pain management
  • perasaan bersalah
  • kesedihan mendalam
  • penyesalan mendalam
  • kecemasan tinggi hingga mengakibatkan halusinasi
  • sex problem (disfungsi ereksi, ejakulasi dini, homosex, lesbian, bisex, vaginismus)
  • psychogenic infertility (mandul)
  • mengatasi mental block penghambat sukses
  • berbagai penyakit psikosomatis
  • dan semua masalah yang disebabkan oleh pikiran atau emosi

ANAK / REMAJA

  • konflik diri (inner conflict)
  • pencapaian prestasi hidup rendah
  • menemukan benda yang hilang
  • perilaku obsessive/compulsive
  • motivasi/empowerment
  • berhenti merokok
  • suka menunda
  • kebiasaan buruk
  • tics
  • weight management
  • stress management
  • anger management
  • pain management
  • perasaan bersalah
  • kesedihan mendalam
  • penyesalan mendalam
  • kecemasan tinggi hingga mengakibatkan halusinasi
  • sex problem (disfungsi ereksi, ejakulasi dini, homosex, lesbian, bisex, vaginismus)
  • psychogenic infertility (mandul)
  • mengatasi mental block penghambat sukses
  • berbagai penyakit psikosomatis
  • dan semua masalah yang disebabkan oleh pikiran atau emosi.
  • sulit bergaul
  • sulit mengungkapkan pendapat
  • agar lebih menghormati orang lain
  • agar berani mengungkapkan pendapat
  • bersikap positif
  • perilaku di sekolah
  • perilaku di rumah
  • berhenti berbuat curang
  • mengatasi ketidakpatuhan
  • berhenti datang terlambat
  • berhenti bermain-main dengan makanan
  • mengatasi kebiasaan menunda
  • menjadi rileks
  • meningkatkan koordinasi tubuh
  • hubungan dengan figur otoritas
  • mengatasi perceraian orangtua
  • berbaur bersama teman-teman
  • mengatasi rasa malu karena orangtua
  • mengembangkan kemampuan bersosialisasi
  • meningkatkan nilai
  • membaca dengan lebih Baik
  • mengatasi kecemasan sebelum ujian
  • menulis dengan lebih baik
  • berhenti mengompol (enuresis)
  • mampu menetapkan tujuan
  • berhenti bergosip
  • menjaga penampilan
  • postur tubuh
  • meningkatkan harga diri
  • meningkatkan konsep diri
  • lebih disiplin
  • bersikap tegas dan asertif
  • menghargai penampilan fisik
  • menaikkan berat badan
  • menurunkan berat badan
  • agar mampu berbicara dengan lebih jelas
  • agar mampu berbicara dengan lebih perlahan
  • mengatasi berbicara dengan suara yang terlalu keras
  • berhenti memutar-mutar Rambut
  • berhenti menggigit kuku
  • berhenti menghisap ibu jari
  • dll

 

 

Prosedur Standard Terapi

Setelah mengetahui apa itu hipnoterapi, dalam artikel ini saya infokan tentang aturan standard hipnoterapi. Jadi, dalam menjalani sesi hipnoterapi, ada aturan – aturan standard yang harus diikuti. Berbeda dengan pemeo yang sering didengar (aturan dibuat untuk dilanggar), aturan dalam hipnoterapi ini ada demi kebaikan dan kesembuhan klien. Read more