Tahapan dalam Hipnoterapi

Bagaimana sebetulnya tahapan dalam hipnoterapi? Apa yang dilakukan hipnoterapis? Dan apa yang terjadi pada klien, dan klien harus bersikap bagaimana? Dalam artikel kali ini, saya akan membahas mengenai hal tersebut.

Tahapan dalam Proses Hipnoterapi

Hipnoterapi di BaliPertama mengenai hipnoterapi sendiri. Dalam website saya ini saya sudah menuliskan, apa itu hipnoterapi, jadi bisa Anda baca dahulu supaya ada pemahaman mengenai hipnoterapi.
Saat klien datang untuk pertama kalinya, klien akan mengisi intake form yang berisi tentang data – data klien, dan tentang masalah apa yang ingin diselesaikan dengan hipnoterapi. Form ini tentunya bukanlah form yang asal – asalan, tetapi form yang memang disusun sedemikian rupa, sehingga dari awal klien mengisi intake form ini, klien sudah mengetahui bagaimana hasil akhirnya nanti.
Untuk beberapa klien, biasanya sebelum saya memberi jadwal terapi, saya terlebih dahulu mengirimkan aturan standard menjalani hipnoterapi intake form ini via email, dengan tujuan supaya saat datang, waktu tidak lagi terbuang untuk mengisi intake form. Jika klien tidak memiliki email, maka yang terjadi seperti yang telah saya jelaskan di atas. Read more

Garansi Kesembuhan dari Hipnoterapi

simtomSejak saya menjadi seorang hipnoterapis, beberapa kali saya mendapatkan pertanyaan, yang kurang lebih intinya menanyakan “Apakah dengan hipnoterapi garansi pasti sembuh?” Maka itu dalam tulisan kali ini, saya akan membahas hal tersebut.

Pada dasarnya setiap manusia memiliki potensi yang luar biasa di dalam dirinya. Dari sejak dilahirkan, kita dibekali oleh Yang Maha Kuasa “tool” yang amat sangat berguna dalam kita menjalani kehidupan ini. Ibaratnya seperti ini :
Saya adalah seorang pengusaha, katakanlah toko bahan bangunan. Nah, saat saya meminta karyawan saya untuk mengantarkan semen 100 sak, pasti saya akan memberikan fasilitas, supaya dia bisa menjalankan pekerjaannya. Maka, saya berikan dia mobil untuk mengantar semen tersebut.
Bisa Anda bayangkan, bagaimana jadinya, jika saya meminta dia mengantar semen tersebut, tanpa saya memberikan mobil. Bisa – bisa saya yang disuruh menggotong sendiri semen tersebut. He.. he.. he :-) Read more

Pendapat Deddy Corbuzier Tentang Sekolah di Indonesia

Tanggal 8 Januari 2013, saya mendapatkan satu pesan di BBM, dari seorang rekan hypnotherapist. Ini adalah sound article dari Deddy Corbuzier tentang sekolah. Setelah saya mendengarkan, wuah… saya setuju sekali dengan pendapat Deddy Corbuzier ini. Hal yang dibicarakan oleh Deddy Corbuzier ini juga sejalan dengan pikiran saya mengenai pendidikan anak.

Silahkan teman – teman luangkan waktu untuk mendengarkan sound article ini, pasti bermanfaat. Apalagi jika Anda adalah orangtua, saya yakin apa yang dibicarakan oleh Deddy Corbuzier ini akan membuka pandangan yang berbeda mengenai sekolah.

Jika Anda rasa ini penting untuk didengarkan semua orang, silahkan share halaman ini.

Selamat mendengarkan :-)

Apakah Anak Anda Bodoh dan Nakal?

Ibu-pukul-anak

Suatu saat, saya sedang sarapan bersama dengan istri dan anak saya. Di depan meja kami, ada 3 orang dewasa, dan 1 anak yang saya lihat mungkin usianya sekitar 3 tahun. Salah satu dari orang dewasa tersebut adalah nenek si anak. Saat hidangan mereka tiba, nampaknya si anak sedikit susah makan.

Setelah sedikit dipaksa oleh si nenek, akhirnya si anak pun mulai mengambil sendok, dan mulai menyendok makanannya. Mungkin karena sedikit malas – malasan, makanannya malah kena rambut. Langsunglah si nenek segera bertindak, pukulan maut ~ plak – plak ~ hueee… menangislah si anak.

Oleh kedua rekannya, dibilang “jangan begitu sama anak, anak tidak boleh dipukul” dan segera dijawab “biar saja. Dia memang anak nakal”

Sambil saya menunggu makanan kami datang, di tempat yang tidak terlalu ramai tersebut, otomatis semua pertunjukan tadi saya saksikan. Dan saya cuma bisa miris, saat si anak mendapatkan pukulan, dan dia di cap sebagai anak nakal.

Saya yakin kita semua pasti pernah menyaksikan hal seperti yang saya saksikan di atas. Tidak sama pastinya, tetapi pasti ada kemiripan. Misalnya, pernah juga saya mendengar dari teman yang menyaksikan orang tua yang menggendong anak perempuannya. Oleh teman si orang tua, dibilang “wah cantik ya anaknya”. Bukannya bangga akan pujian tersebut, malah yang keluar adalah “ahh, dia ini nakal kok”. Nah lho?

Mengulang pertanyaan yang menjadi judul artikel ini : Apakah anak Anda bodoh dan nakal?

Sejak saya mendalami teknologi pikiran, dan yang akhirnya berlanjut menjadi seorang hipnoterapis dari Adi W. Gunawan Institute of Mind Technology, ada satu kesimpulan yang saya tarik, yaitu tidak ada anak bodoh dan nakal. Yang terjadi, hanyalah “cap” atau “label” negatif tertentu yang diberikan kepada seorang anak, sehingga anak menjadi seperti yang dilabelkan.

“Tapi kan memberi cap juga karena perbuatan si anak”, begitu sanggahan seorang rekan ketika saya berdiskusi tentang hal ini.

Jadi begini sebetulnya. Mengacu pada teori tangki cinta, seorang anak memiliki dua buah tangki cinta yang harus diisi oleh kedua orangtua. Nah, saat “isi” dari tangki cinta ini mulai berkurang sampai pada batas tertentu, si anak akan meminta tangki cintanya untuk diisi. Tentu saja dia tidak akan bilang ” Pah / Mah, saya minta tangki cinta saya diisi donkk “. Yang Anak lakukan adalah, mungkin di awal – awal, dia sedikit lebih manja kepada orangtuanya. Jika orangtua tidak menyadari, anak melakukan yang lebih dari tindakan manja, misalnya mulai malas makan. Nah, jika orangtua masih belum paham, si anak akan berusaha lagi dengan segara cara, untuk minta tangki cintanya diisi. Saat anak berusaha, orangtua yang tidak mengerti, mulai memberi label pada si anak. Anak nakal, anak bandel, anak bodoh, dst.

Saat label sudah diberikan, dan itu terus dilekatkan kepada diri si anak, itu akan menjadi nubuat yang terpenuhi. Si anak akan menjadi apa yang dilabelkan pada dirinya.

Menjadi papah – mamah / bapak – ibu itu gampang, tetapi menjadi orangtua butuh pembelajaran. Disini dibutuhkan kerendahan hati dari orangtua, untuk mau belajar tentang anaknya. Apalagi jika orangtua punya anak lebih dari satu, orangtua harus memahami anak – anaknya, karena tiap pribadi adalah unik, berbeda satu dengan yang lain.

Jadi, benarkah Anak Anda bodoh dan nakal, atau dia hanya menjadi “korban” label negatif?

Letak Kebahagiaan

Di suatu sore seorang petani dan istrinya bergandengan tangan dan berpayungkan daun pisang menyusuri jalan sepulang dari sawah sambil diguyur air hujan, dan tak lama kemudian lewatlah sebuah motor di depan mereka,
berkatalah petani ini pada istrinya “Lihatlah bu, betapa bahagianya suami istri yang naik motor itu,
meskipun mereka juga kehujanan, tapi mereka bisa cepat sampai dirumah, tidak seperti kita yang harus lelah berjalan untuk sampai kerumah”.

Sementara itu pengendara sepeda motor dan istrinya yang sedang berboncengan di bawah derasnya air hujan melihat sebuah mobil pick up lewat didepan mereka, pengendara motor itu berkata kepada istrinya “Lihat bu, betapa bahagianya orang yang naik mobil itu, mereka tidak perlu kehujanan seperti kita”.

Di dalam mobil pick up yang dikendarai sepasang suami istri terjadi perbincangan ketika sebuah mobil sedan Mercy lewat dihadapan mereka “Lihatlah bu, betapa bahagia orang yang naik mobil bagus itu, mobil itu pasti nyaman di kendarai, tidak seperti mobil kita yang sering mogok”.

Pengendara Mercy itu seorang pria kaya, dan ketika dia melihat sepasang suami istri yang berjalan bergandengan tangan di bawah guyuran air hujan, pria kaya itu berkata dalam hatinya “betapa bahagianya suami istri itu, mereka dengan mesranya berjalan bergandengan tangan sambil menyusuri indahnya jalan di pedesaan ini, sementara aku dan istriku tidak pernah punya waktu untuk berdua karena kesibukan kami masing-masing”.

Saudara-Saudariku yang baik …

Kebahagiaan tak akan pernah kita miliki jika kita hanya melihat kebahagiaan milik orang lain, dan selalu membandingkan hidup kita dengan hidup orang lain.

Maka bersyukurlah atas nikmat hidup ini dan kita akan tahu di mana kebahagiaan itu berada.

Bahagia itu ada di dalam diri, dihati setiap insan yang lapang akan kesyukuran.

Siapa Teman Sejati?

Ada sebuah pohon yang sedang berbuah lebat, buahnya terlihat kuning keemasan sangat menggiurkan.
Seekor burung jalak terbang ke pohon tersebut, dengan suara keras berteriak memuji pohon tersebut.
“Pohon yang subur, engkau terlihat indah dengan buah-buah pohon ini.”
Setelah mendengar pujian tersebut Pohon berkata kepada burung jalak, “Teman, tinggallah ditempat saya!.”

Kemudian, seekor burung kenari terbang ke pohon ini, menghadap pohon ini sambil bernyanyi, “Pohon ini sangat hijau, buahnya sangat wangi, sangat bagus”
Pohon berkata kepada burung kenari ini, “Jika engkau ingin memakan buah, silahkan ambil saja!”

Seekor burung pelatuk terbang ke pohon ini, dia mematuk-matuk disana sini di badan pohon buah, membuat pohon buah sangat kesakitan, sambil menjerit kesakitan berteriak kepada burung pelatuk, burung pelatuk berkata, “Saya melihat di dalam tubuh anda ada seekor ulat, saya ingin mematuknya keluar, jika tidak, maka anda akan sakit dimakan ulat…”

Si pohon dengan marah berkata, “Omong kosong, engkau mematuk saya, sengaja ingin membunuh saya,  cepat pergi dari sini!”, burung pelatuk akhirnya terbang pergi.

Tidak berapa lama kemudian, pohon menderita sakit, daunnya berubah kuning kemudian gugur.

Akhirnya dahannya juga layu, tidak bisa berbuah lagi.

Burung jalak terbang meninggalkannya.., burung kenari juga tidak datang bernyanyi lagi..

Pada saat ini burung pelatuk datang lagi, walau bagaimanapun pohon menjerit kesakitan dia tidak peduli, mematuk terus sampai seluruh ulat ditubuh pohon terpatuk habis.

Beberapa waktu kemudian, pohon ini tumbuh kembali, daun-daun hijau mulai terlihat, kemudian berbuah lagi.

Pada saat ini, pohon dengan perasaan terharu berkata, “Yang bernyanyi dan memuji anda belum tentu adalah seorang teman, tetapi yang bersedia menunjukkan kekurangan Anda, juga bisa membantu Anda, inilah teman sejati.”

Seorang kawan memukul dengan maksud baik, tetapi seorang lawan mencium berlimpah – limpah.

Kisah Anak Anjing

Sebuah toko hewan peliharaan (pet store) memasang papan iklan yang menarik bagi anak-anak kecil, “Dijual Anak Anjing”.

Segera saja seorang anak lelaki datang, masuk ke dalam toko dan bertanya “Berapa harga anak anjing yang anda jual itu?” Pemilik toko itu menjawab, “Harganya berkisar antara 30 – 50 Dollar.”

Anak lelaki itu lalu merogoh saku celananya dan mengeluarkan beberapa keping uang, “Aku hanya mempunyai 2,37 Dollar, bisakah aku melihat-lihat anak anjing yang anda jual itu?” Pemilik toko itu tersenyum. Ia lalu bersiul memanggil anjing-anjingnya.

Tak lama dari kandang aning munculah anjingnya yang bernama Lady yang diikuti oleh lima ekor anak anjing. Mereka berlari-larian di sepanjang lorong toko. Tetapi, ada satu anak anjing yang tampak berlari tertinggal paling belakang. Si anak lelaki itu menunjuk pada anak anjing yang paling terbelakang dan tampak cacat itu.

Tanyanya, “Kenapa dengan anak anjing itu?”

Pemilik toko menjelaskan bahwa ketika dilahirkan anak anjing itu mempunyai kelainan di pinggulnya, dan akan menderita cacat seumur hidupnya.

Anak lelaki itu tampak gembira dan berkata, “Aku beli anak anjing yang cacat itu.” Pemilik toko itu menjawab, “Jangan, jangan beli anak anjing yang cacat itu. Tapi jika kau ingin memilikinya, aku akan berikan anak anjing itu padamu.”

Anak lelaki itu jadi kecewa. Ia menatap pemilik toko itu dan berkata, “Aku tak mau kau memberikan anak anjing itu cuma-cuma padaku. Meski cacat anak anjing itu tetap mempunyai harga yang sama sebagaimana anak anjing yang lain. Aku akan bayar penuh harga anak anjing itu. Saat ini aku hanya mempunyai 2,35 Dollar. Tetapi setiap hari akan akan mengangsur 0,5 Dollar sampai lunas harga anak anjing itu.”

Tetapi lelaki itu menolak, “Nak, kau jangan membeli anak anjing ini. Dia tidak bisa lari cepat. Dia tidak bisa melompat dan bermain sebagaiman anak anjing lainnya.”

Anak lelaki itu terdiam. Lalu ia melepas menarik ujung celana panjangnya. Dari balik celana itu tampaklah sepasang kaki yang cacat. Ia menatap pemilik toko itu dan berkata, “Tuan, aku pun tidak bisa berlari dengan cepat. Aku pun tidak bisa melompat-lompat dan bermain-main sebagaimana anak lelaki lain. Oleh karena itu aku tahu, bahwa anak anjing itu membutuhkan seseorang yang mau mengerti penderitaannya.”

Kini pemilik toko itu menggigit bibirnya. Air mata menetes dari sudut matanya. Ia tersenyum dan berkata, “Aku akan berdoa setiap hari agar anak-anak anjing ini mempunyai majikan sebaik engkau.

Kisah Segelas Susu

Ada seorang anak lelaki miskin yang kelaparan dan tak punya uang. Dia nekad mengetuk pintu sebuah rumah untuk minta makanan. Namun keberaniannya lenyap saat pintu dibuka oleh seorang gadis muda. Dia urung minta makanan, dan hanya minta segelas air.

Tapi sang gadis tahu, anak ini pasti lapar. Maka, ia membawakan segelas besar susu. “Berapa harga segelas susu ini?” tanya anak lelaki itu.

“Ibu mengajarkan kepada saya, jangan minta bayaran atas perbuatan baik kami,” jawab si gadis.

“Aku berterima kasih dari hati yang paling dalam… ” balas anak lelaki setelah menenggak habis susu tersebut.

Belasan tahun berlalu…
Gadis itu tumbuh menjadi wanita dewasa, tapi didiagnosa punya sakit kronis. Dokter di kota kecilnya angkat tangan. Gadis malang itu pun dibawa ke kota besar, di mana terdapat dokter spesialis.

Dokter Howard Kelly dipanggil untuk memeriksa. Saat mendengar nama kota asal wanita itu, terbersit pancaran aneh di mata sang dokter.

Bergegas ia turun dari kantornya menuju kamar wanita tersebut. Dia langsung mengenali wanita itu.

Setelah melalui perjuangan panjang, akhirnya wanita itu berhasil disembuhkan. Wanita itu pun menerima amplop tagihan Rumah Sakit. Wajahnya pucat ketakutan, karena dia tak akan mampu bayar, meski dicicil seumur hidup sekalipun. Dengan tangan gemetar, ia membuka amplop itu, dan menemukan catatan di pojok atas tagihan…

“Telah dibayar lunas dengan segelas susu …” Tertanda, dr. Howard Kelly.

(dr. Howard Kelly adalah anak kelaparan yang pernah ditolong wanita tersebut. Cerita disadur dr buku pengalaman dr. Howard dalam perjalanannya melalui Northern Pennsylvania, AS)

Apa dan Manfaat Hipnoterapi

HIPNOTERAPI, APA ARTINYA?

Hipnoterapi sekarang sudah sering didengar dan sudah semakin dikenal oleh masyarakat. Bahkan di Indonesia sudah diajarkan untuk mahasiswa pasca sarjana psikologi. Dan banyak dokter serta psikiater serta psikolog yang belajar hipnoterpi untuk menunjang praktek mereka.

Mungkin anda hanya mendengar hipnoterapi dari temen atau dari seminar atau dengar dari radio tentang hipnoterapi. Apa sih sebenarnya hipnoterapi itu? Read more

What is NLP?

What is NLP?

“Apa sih NLP itu?”
Ini adalah pertanyaan standar yang seringkali muncul setiap kali saya berbicara tentang NLP. Namanya yang sedikit aneh memang membuat banyak orang mengalami have-no-clue syndrome ketika mendengarnya. Neuro-Lingustic Programming, apa itu? Read more